Tampilkan postingan dengan label stree. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label stree. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 Juni 2016

Petromaks dan Ceret Ajaib

Seorang pengarang pernah mengatakan, masa lalu adalah sebuah negeri asing. Senantiasa asing.

Kita, yang hidup hari ini, tak akan pernah kenal benar dunia luar dan dalamnya, jalan raya dan jurang-jurangnya, penghuni dan perkakasnya.

Begitu Goenawan Mohamad menulisnya pada catatan pinggir dengan judul Sejarah, 21 Oktober 2013 silam.

Ingatan datang dari gua yang gelap; ia bahkan bagian dari gua itu. Ketika kita menampilkannya di bawah cahaya yang menyorot, sepatutnya kita tahu ia telah berubah.

Hal yang sama saya alami saat menjejak kembali ingatan dan kenangan saya saat mudik bulan Mei 2016 kemarin. Saya tidak mengenal mungkin bahkan mengingat semua detail yang pernah ada.

Seringkali ingatan dan kenangan mempengaruhi objek sasaran ambil gambar saya. Sekedar bernostalgia dengan ingatan yang makin kabur mungkin, demi menyenangkan batin saya sendiri.

Jadi tidak aneh bila objek yang saya ambil gambar tidak dipahami, atau dianggap penting/menarik bagi orang lain. Karena itu personal ingatan samar saya dengan masa lalu saya.

Komunikasi batin antara saya dengan diri saya sendiri.

Satu malam saat lagi antri beli tahu campur (sebetulnya tahu tek kalau di Surabaya), sambil duduk saya terpaku melihat sebuah teko (ceret dalam jawa). Permukaan luarnya berembun, saya tahu ada es batu didalamnya.

Ingatan saya kembali ke masa lalu. Dulu hubungan saya dan ceret yang ukurannya persis seperti itu atau yang ukurannya lebih besar sangatlah dekat.

Sewaktu sekolah dasar hingga sekolah menengah saya sering diajak ke sawah mulai mengantar makanan pagi, kadang siang di sawah buat para pekerja.

Bila siang juga sambil menenteng ceret, yang seringnya berisi air dengan es batu, buat pekerja di sawah.


Ceret, Tarakan 2016

Sabtu, 04 Juni 2016

Ikatan

Ikatan emosi adalah sesuatu yang selalu unik untuk dicermati. Entah itu antara individu dengan orang tuanya, individu dengan teman temannya, maupun antar lingkungannya.

Saat turun ke jalan tanggal 23 November 2014, berkaitan dengan adanya parade/karnaval memperingati ulang tahun kota, saya sengaja mengambil gambar dengan tema itu.

Beberapa pengalaman melihat keramaian, ada hal-hal yang unik tentang ikatan yang terjadi di ruang publik. Apakah masuk kategori street photography atau tidak bagi saya tidak masalah.

Saya tertarik mengabadikannya ...

Di tepi jalan, 2014

Bersama, 2014

Menyeberang, 2014

Tiup, 2014

Menyusu, 2014

Dengan Ayah, 2014

Smile, 2014

dengan anak perempuanku, 2014

Dekap, 2014

pada pundak ayah, 2014

with mom, 2014

diantara kaki-kaki, 2014

Melongok, 2014

taking a picture, 2014